“Rammang-Rammang”, Dunia Dibalik Pegunungan Karst Yang Spesial
Rate this post

Rammang-Rammang adalah destinasi wisata special yang berada diantara kawasan pegunungan kapur (karst) terbesar ke-3 didunia setelah Tsingy dan Shilin, Objek wisata ini akan sangat memanjakan mata anda, kenapa? Karena kawasan ini memiliki pesona tersendiri dimana kita harus menelusuri sungai dengan batu-batu besar dan disekeliling sungai dan anda akan melihat hutan mangrove yang tumbuh secara alami dan kita akan melewati sebuah celah batu karst yang indah dan anda pun bisa singgah berfoto ditempat itu. Jika ingin mengunjungi tempat ini persiapkanlah diri anda berangkat secepat mungkin, dilansir dari beberapa sumber bahwa kecantikan matahari terbit ditempat ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Bagaimana menuju ke Rammang-rammang?

Karst Rammang-Rammang terletak di Dusun Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Destinasi wisata ini berjarak sekitar 45 km arah utara Kota Makassar, dan kurang lebih 10 km arah utara Ibukota Kabupaten Maros. Untuk menuju ke lokasi ini, bisa ditempuh melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan bermotor, dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam perjalanan dari Kota Makassar, dan sekitar 15 menit perjalanan dari Ibukota Kabupaten Maros. Objek wisata ini berupa objek wisata alam dan sangat mudah dijangkau karena tidak jauh dari jalan raya lintas provinsi. Lokasinya dekat dengan Bandar Udara Hasanuddin. Jika anda menyewa kendaraan langsung dari bandara, perlu dipertimbangkan untuk langsung ke Ramamng-Rammang sebelum menuju Kota Makassar.

Rammang-rammang memiliki 2 tempat singgah atau disebut dermaga untuk menuju diperkampungan. Dermaga satu lebih dekat dari jalan utama tetapi perjalanan ke Dusun Berua Desa Rammang-Rammang lebih jauh menelusuri sungai menggunakan perahu sedangkan dermaga dua sebaliknya. Buat yang ingin menikmati perjalanan lebih lama disarankan untuk menuju ke dermaga satu.

Biaya untuk menikmati rammang rammang

Tiket masuk untuk ke rammang-rammang tidak ada alias gratis TETAPI kita akan membayar perahu, wahana/destinasi yang dikunjungi serta tour guide kalau dianggap perlu. Seperti dijelaskan sebelumnya untuk mencapai perkampungan kita akan menggunakan perahu biaya menggunakan perahu dengan tarif Rp.200 Ribu- 350 Ribu. Biaya ini hitungannya sewa perahu beserta “pilot”nya penuh mulai dari berangkat hingga kembali dan bebas untuk singgah dimana saja. jadi bukan hitungan perorang tetapi perahu. Rincian biaya perahu sebagai berikut:

  • 1-4 Orang : Rp 200 Ribu
  • 5-7 Orang : Rp 250 Ribu
  • 8-10 Orang : Rp 300 Ribu
  • Liputan/Prawedding : Rp 350 Ribu

Lumayan kan, tidak terlalu mahal kalau dihitung per orang. kalau kesana ajak teman yang banyak jadi nda terlalu mahal biayanya dan tambah rame.

ramang ramang, dermaga satuSumber: tripadvisor.com
Dermaga satu

Di pintu gerbang rammang-rammang terdapat toko menjual oleh-oleh khas dari rammang-rammang atau sulawesi selatan. Sebelum pulang bisa mampir untuk oleh-oleh orang di rumah. Selain itu, Terdapat tempat penyewaan topi agar dalam menikmati rammang-rammang tidak terganggu sinar matahari dan kelihatan lebih KECE.

di rammang-rammang ada banyak tempat yang anda bisa kunjungi. untuk menikmatinya anda perlu membayar uang masuk. Biayanya tidak mahal kok, karena kebanyakan hitungannya perkelompok sehingga tidak terlalu mahal. Selain itu, kita juga membantu menjaga wisata rammang-rammang agar lebih baik lagi, juga ekonomi warga akan terbantu.

rammang rammang, dermaga duaSumber: tripadvisor.com
Dermaga dua

Wisata yang terdapat di Rammang-rammang

Daerah Rammang-Rammang juga jauh dari hiruk pikuk kegiatan perkotaan, anda bisa merasakan ketenangan di tempat ini tanpa pernah mendengar suara kendaraan datang dan pergi. Jadi persiapkan dirimu menikmati kawasan ini sebaik-baiknya dan jika kalian beruntung anda bisa menginap di salah satu rumah warga. Nah, berikut wisata/fasilitas yang terdapat di rammang-rammang.

Sungai Pute

Selama perjalanan menuju Kampung Berua, mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang indah, selain hamparan pohon nipah di kiri dan kanan aliran Sungai Pute, kita juga akan melihat hamparan tebing Karst yang menakjubkan. Pernah melihat dan terkagum-kagum dengan indahnya Green Canyon yang ada di Pangandaran atau pesona Sungai Amazon yang ada di Amerika? Nah, di Maros pun kamu bisa merasakan sensasi serupa yang tidak kalah keren dengan menyusuri sungai Pute yang menyimpan sisi-sisi magis di dalamnya. 

rammang-rammang, sungai puteSumber: kabarbisnis.com

Sepanjang perjalanan, anda akan disuguhi pemandangan yang indah. Kiri kanan pinggiran sungai yang masih alami, serta akhirnya bukit-bukit Karst yang indah. Menjalang tujuan, sungai akan melalui suatu tampat semacam celah batu yang sempit. Siapkan terus kamera anda agar pemandangan indah tidak ada yang terlewatkan. Keindahan pemandangan yang mengagumkan seperti pegunungan karst, burung-burung, serta pemandangan hijau selama menyusuri sungai pute ini akan membuatmu betah berlama-lama di atas perahu.

Suasana Kampung Berua

 

rammang-rammangSumber: flicker.com-aidanfotografi

Di kawasan ini ada dua suasana yang bisa anda dapatkan, pertama adalah suasana pedesaaan yang terlihat jelas dari aktifitas masyarakat setempat. Kedua adalah suasana anda sedang berada di gunung, yap karena seperti yang dibahas sebelumnya bahwa daerah ini berada diantara pegunungan kapur (karst). Bisa kalian bayangkan pengalaman yang bisa kalian rasakan ketika berada di daerah ini, terlebih lagi ketika kalian mendapatkan izin dari masyarakat sekitar untuk menginap pasti akan sangat mengasyikkan.

Dari luar terlihat hanya batu-batu yang menjulang tinggi, tetapi ketika masuk ke dalam ada sebuah kampung yang sungguh indah, hamparan persawahan, rumah-rumah, pepohonan nan hijau layaknya sebuah negeri dongeng. Ada pula masjid, warung makan, gazebo dan penginapan yang dikelola oleh masyarakat. Terdapat loket retribusi, setiap pengunjung membeli tiket seharga Rp. 5.000/orang.

Taman Hutan Batu Kapur

Salah satu tempat yang tak boleh terlewatkan di Rammang-rammang ini adalah hutan batunya. Hutan batu di Maros ini masuk dalam kategori UNESCO sebagai World Heritage (warisan dunia) kategori Natural. Kawasan Karst Maros ini juga dikenal sebagai Hutan Batu Terbesar dan Terindah Kedua di dunia. Posisi pertama diduduki oleh Taman South China Karst, Yunnan, Cina.

rammang rammang, hutan batuSumber: tripadvisor.com

Pada bagian depan terdapat hamparan sawah penduduk dan ditumbuhi pula oleh pepohonan hutan dan pohon lontar di sekitarnya. Tidak salah rasanya kalau taman hutan batu di Rammang-Rammang ini adalah salah satu hutan batu terindah di dunia.

Memiliki luas sekitar kurang lebih 45 ribu hektar, setiap sudut serta sisi Rammang-rammang tampak megah serta menarik untuk dijelajahi. Pesona Rammang-rammang pun digadang-gadang tidak kalah eksotis dengan Tsingy Stone Forest yang dinobatkan sebagai karst nomer satu di dunia.

Kawasan ini ibarat sebuah kompleks tempat berkumpulnya bebatuan, dengan ratusan bahkan mungkin ribuan bebatuan kapurnya yang berwarna hitam dan abu-abu dengan berbagai ukuran dan bentuknya yang unik terdapat di kawasan ini.

Gua Bulu Barakka

rammang-rammang, gua bulu barakka

Tak hanya sebatas itu Rammang-Rammang masih memiliki penawaran lain, sebuah tempat wisata yang umumnya berada di pegunungan yaitu Gua. Objek wisata berikutnya adalah Gua Bulu’ Barakka’. Berada tidak terlalu jauh dari Hutan Taman Batu Kapur Rammang-Rammang dapat dicapai dengan mengendarai sepeda motor kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar setengah kilometer.

Di gua bulu barakka, anda bisa melihat sebuah situs pra sejarah dimana dalam gua ini terdapat cap tangan manusia purba,  beberapa lukisan hewan seperti kerbau, rusa,  dan aktivitas manusia purba.

Gua  Berlian

rammang rammang, gua berlianSumber: mrpurbaya.files.wordpress.com

Gua berlian adalah sebuah gua yang masih murni, didalam gua ini terdapat banyak kandungan berlian yang masih alami. Ada satu hal yang masyarakat setempat percayai ketika ada orang yang mengambil sebuah bongkahan yang mengandung berlian dari dalam gua tersebut maka akan mendatangkan musibah.

Kala musim kemarau tiba pegunungan ini akan nampak kecoklatan, kontras dengan perairan yang ada disekelilingnya, ketika musim penghujan tiba maka daerah disekitar gunungnya akan ditumbuhi tanaman-tanaman berwarna hijau bak diselimuti karpet hijau.

Batu Kingkong

 

rammang-rammang, gua kingkong

Dengan bentuk yang tidak biasa, Batu Kingkong tersebut menjadi salah satu spot yang diincar turis saat menjelajah Rammang-rammang. Banyak yang selfie ataupun foto ramai-ramai dengan latar Batu Kingkong.

Nah, untuk mencapai lokasi batu ini, traveler harus berjalan kaki sekitar 10 menit dari dermaga di Kampung Berua. Yang akan dilewati adalah jalan setapak di antara sawah-sawah, dengan latar pegunungan karst yang cantik.

Telaga Bidadari

Telaga Bidari merupakan sebuah oase cantik di tengah pemandangan gunung-gunung kapur. Telaga ini juga disebut sebagai ‘surga’ kecilnya Maros mengingat keindahan yang disuguhkan. Telaga ini dikatakan penuh misteri karena untuk menempuhnya kamu harus melewati rute yang cukup ekstrim dan harus berhati-hati.

Mitos yang berkembang di masyarakat telaga ini merupakan tempat para bidadari biasa mandi, sehingga dinamakan Telaga Bidari. Hal unik dari telaga ini justru ketika musim penghujan air telaga akan surut, dan sebaliknya ketika musim kemarau tiba. Telaga ini juga biasa digunakan sebagai sumber mata air tawar oleh penduduk di sekitar karena airnya jernih dan segar untuk diminum.

Gua Kunang-kunang

rammang rammang, gua kunang kunangSumber: tripadvisor.com

Goa ini dipenuhi dengan stalaktit dan stalakmi yang indah batu-batu ini mengeluarkan cahaya berkelap kelip seperti kunang-kunang. Menakjubkan. Mengagumkan. Konon katanya dahulu Goa ini merupakan istana kunang-kunang, namun faktanya jika kita memasuki area dalam goa ini, setelah mencapai kedalaman kurang lebih 20 meter kira akan menemukan sebuah bongkahan batu yang mirip altar yang mana jika bebatuan itu terkena cahaya dari lampu senter kita makan bebatuan itu akan memantulkan cahaya berkelap kelip seperti kunang-kunang. Selain itu beberapa bagian stalaktit dan stalakmi bila dipukul-pukul akan mengeluarkan suara yang merdu, saya tercengang. Perut gunug batu ini menyimpan banyak rahasia keindahan dalam kegelepannya.

Gua Pasaung

rammang-rammang, gua pasaung

Dengan sedikit berjalan kaki dari dermaga Kampung Berua, kita dapat menemukan peninggalan sejarah manusia purba lainnya yang berupa cap tangan manusia purba. Arti kata Pasaung berasal dari Bahasa Makassar yang berarti “sabung”. Konon katanya tempat ini diberi nama Pasaung karena dahulu di gua ini biasa dijadikan tempat untuk melakukan tradisi atau hiburan masyarakat setempat yaitu sabung ayam.

 

Semoga dengan dijadikannya daerah tersebut sebagai kawasan wisata, masyarakat akan sadar dan menjaga daerah rammang-rammang. karena dibalik keindahannya daerah tersebut pernah tersentuh oleh kegiatan tambang marmer yang dapat menghancurkan pegunungan karst yang indah dan merusak alam hanya demi keuntungan pribadi.